November kemarin tahun 2018 merupakan masa berakhirnya kontrak kerja saya, di salah satu perusahaan ritel terkemuka di Indonesia, lokasinya di Parung Bogor. Tidak terasa sudah 2 tahun sudah saya berada disana.
Suka dukanya banyak sekali, bagaimana perjuangan saat proses melamar yang tidak mudah, dengan melewati bebagai macam tes hingga berhasil diterima. Jujur pekerjaan yang saya lakukan tidak bisa dianggap enteng, perkerjaan saya adalah pekerjaan berat, jika kuli bangunan mengangkat batu,semen dan pasir, sedangkan saya mengangkat air, minyak, gula dan sebagainya.
Apakah saya betah disana ? terus terang jika bertanya pada hati kecil, jawabannya adalah tidak. Tapi saya harus jujur, bahwa karena disanalah saya belajar bersosialisasi, kerja sama, dan yang terpenting bagaimana mental saya terlatih disana. Pada awalnya saya ini termasuk orang yang cukup baperan jika ada suatu omongan yang menyinggung saya, ibaratnya disanalah saya ditempa hingga saya menjadi seorang yang lebih baik.
2 tahun sudah berlalu, sudah tiba saatnya bagi saya harus angkat kaki dari sana, secara tidak langsung disana merupakan rumah kedua bagi saya. Hampir 12 jam dalam sehari saya habiskan disana, bahkan kadang lebih dari itu.
berbagai macam karakter saya temui, dari yang baik sampai yang sebaliknya. begitu juga kesalahan yang saya perbuat dari yang biasa sampai yang luar biasa pernah saya lakukan, dan berbagai sindiran san omelan sudah saya terima, dari sekedar mengingatkan dan sampai yang ingin mempermalukan didepan umum.
Tapi dari saya belajar, bagaimana menghargai orang lain, menaruh respek, tidak egois, serta sabar dalam berbagai hal. Terkadang saya berpikir bagaimana jika saya memperlakukan orang lain seperti itu ? tentunya bukan hal yang baik untuk ditiru, dari situlah saya belajar.
Ternyata benar, bahwa sekolah saja tidak cukup. Ada berbagai hal yang harus saya lakukan untuk belajar berbagai hal diluar sana. Bahkan anak jalanan sekalipun, dan jangan pernah merasa bahwa diri kita ini selalu benar, dimata kita sendiri sudah pasti, tapi dimata orang lain ? belum tentu.
Regenerasi terus berganti, dari satu angkatan ke angkatan berikutnya, dan terus seperti itu, entah sampi kapan. Saya berharap mereka semua yang pernah saya jumpai disana, dapat meraih kesuksesan seperti yang mereka inginkan, sukses dunia akhirat. I hope so
Terlepas sudah apa yang menjadi rutinitas selama 2 tahun, 2 tahun yang luar biasa bagai saya. saatnya mencoba membuka lembaran baru, walaupun itu berat tapi harus dilakukan, karena hidup ini terus berlanjut bagaikan roda sepeda, jika rodanya berhenti, maka berakhir sudah. Jadi pilihannya cuma ada satu, yaitu terus mengayuh roda tersebut seterusnya, jangan pernah berhenti.
Untuk kalian semua yang pernah saja jumpai, terima kasih sudah mau mengenal saya. Saya minta maaf jika banyak perbuatan dan ucapan yang menyakiti kalian. Sukses untuk kalian semua, doakan saya juga agar bisa meraih apa yang saya impikan, tentunya kalian juga.
Terima kasih



Komentar
Posting Komentar